Hari ini tak ada puisi untuk mu,
karna kau adalah puisiku...
Iwan R (Setiabudhi, 22 Juni 2008)
Thanks for your trust...:)
Sunday, June 22, 2008
Puisi Ku
Posted by Iwan R at 7:18 PM 4 comments
Thursday, June 19, 2008
PADA RAKAAT TERGESA MASIH KAU DENGAR RINDUKU?
:nanang suryadi
kekasih masih kau dengar kupanggil namamu pada rakaat-rakaat tergesa?
karena dunia menyihirku dengan kesibukan. hingga tak kuliat seribu
bulan bercahaya benderang. di waktu takdirmu.
ampuni aku. bukan berarti aku tak merindu.
Posted by Iwan R at 7:03 PM 1 comments
Monday, June 16, 2008
Mungkin Ingin Kau Tulis
:by nanang suryadi
mungkin ingin kau tulis,
tentang rentang waktu
dimana aku dan dirimu, berpagut satu
mungkin ingin kau tulis,
gelisah waktu menunggu
dimana aku dan dirimu, menyeru rindu
mungkin ingin kau tulis,
tentang sesuatu itu
yang tak pernah aku dan dirimu tahu
Posted by Iwan R at 3:48 PM 0 comments
Labels: pUiSi
Sunday, June 15, 2008
Dia Cantik Malam itu
14 Juni 2008
Sungguh,
dia cantik malam itu,
semyumnya tak bisa kubayang dalam kenang,
seperti tangis langit disaat mentari dalam lamunan.
Sungguh,
tatap matanya adalah ketakutan ku akan cinta.
Sungguh,
tak kutemukan lagi rima,
hanya untuk menumpahkan rasa dalam kepala,
menjadi debur jantung yang melambung.
Sungguh...
Puisiku berantakan...
Iwan R (Setiabudhi, 14 Juni 2008)
Posted by Iwan R at 11:31 AM 0 comments
Labels: pUiSi
Malam ini
malam ini, bintang hadir tersipu malu.
hangatnya senyuman sigadis tidur silau memukau,
merindukan sang tuan didada asmara,
memecah malam dengan penuh pesona.
malam ini, sang tuan mati rasa,
terkujur kaku tanpa kata,
berharap menghapus luka sigadis sendu,
berharap mendekap sicantik nan ayu.
malam ini sang tuan dirundung rindu.
Iwan R (Jakarta, 12 Juni 2008)
Posted by Iwan R at 11:25 AM 0 comments
Labels: pUiSi
Thursday, June 5, 2008
Secangkir Kopi
arrggh...
kurindukan secangkir kopi yang hangat
kopi hitam pekat dan menyengat
sama seperti kurindukan rasa cinta itu
hangatnya menyelimuti hati yang dingin dan pilu...
Iwan R (Jakarta, 05 Juni 2008)
Posted by Iwan R at 8:47 PM 0 comments
Labels: pUiSi
KaWaN
masih kah kau ingat kawan ?
kala ku dimabuk rindu, terlena dalam fana.
kala kutangisi kilau bintang yang tak lagi nampak.
coba kau ingat lagi kawan !
karna disitulah kau ada...
Iwan R (Jakarta, 05 Juni 2008)
thanks to abah...
Posted by Iwan R at 8:44 PM 1 comments
Labels: pUiSi
Tuesday, June 26, 2007
gAdIS iTu
gadis itu muram karam,
tangisnya menyelinap dalam keringat.
gadis itu merah padam,
mencari diri di dua kemarau.
Iwan R (Jakarta, 26 Juni 2007)
Posted by Iwan R at 4:51 AM 0 comments
Labels: pUiSi
Friday, June 15, 2007
Menunggu dan Lelaki
"menungu mu?" adalah perintah bergegas menyiapkan gundah,
karna bimbangnya malam segera bertamu,
meceritakan dongeng tentang negri mimpi,
tentang tangis lelaki memungut sepi,
tentang tangis lelaki mengekang sunyi,
karna lelaki tak bisa menyatukan bait-bait puisi.
Iwan R (Jakarta, 15 Juni 2007)
Posted by Iwan R at 9:51 PM 1 comments
Labels: pUiSi
Thursday, June 14, 2007
Untukmu
:kunthi
aku ingin menulis sajak, untukmu
seperti dulu
mungkin tentang hujan
yang turun di saat senja
sebagai puisi yang diam-diam
kutuliskan
hujan perlahan menyapa
dengan ingatan
aku ingin menulis sajak, untukmu
seperti dulu
mungkin tentang pelangi
yang melengkung di saat senja
tapi tak kutemu pelangi,
di langit,
matahari baru saja pergi
tak menyisakan cahaya
aku ingin menulis sajak untukmu,
seperti dulu, seperti dulu
di waktu kita dimabuk rindu
Posted by Iwan R at 5:29 AM 0 comments
Labels: pUiSi
Tuesday, June 12, 2007
Istilah-Istilah dalam Puisi
Rima, Inggris rhyme, kata benda.
Uraian:
1. sajak, persamaan atau kait-kaitan bunyi pada dua larik atau lebih - khususnya bunyi di akhir larik.
Contoh:
- pantun itu bersajak abab.
- soneta adalah sajak dengan pola rima abab cdcd efe ghg.
2. sajak, sebutan lain untuk puisi.
Puisi Naratif
Puisi Naratif: Puisi yang bercerita; puisi mengandung cerita; puisi yang menyampaikan sebuah cerita; puisi yang isinya disampaikan dalam cerita.
Asindeton
Asindeton (ASYNDETON, English): Penghilangan kata sambung yang menghubungkan beberapa kata atau frasa.
Misalnya: "Saya datang, (lalu) saya main, (dan) saya menang", menjadi "Saya datang, saya main, saya menang".
Antonim
Antonim: Satu atau dua kata yang punya makna yang berlawanan. Misalnya: rendah adalah antonim tinggi.
ANALOGI
ANALOGI: Menyamakan atau mendekatkan makna dua hal yang berbeda; contohnya, perkawinan dengan bahtera, tidur dengan mati.
Kuplet - Oktav
* Kuplet: sebuah stanza 2 baris;
* Terset: sebuah stanza 3 baris;
* Kwatrin: sebuah stanza 4 baris;
* Kuintet: sebuah stanza 5 baris;
* Sestet: sebuah stanza 6 baris;
* Septet: sebuah stanza 7 baris;
* Oktav: sebuah stanza 8 baris.
Contoh:
* Gurindam 12 Raja Ali Haji adalah syair memakai bentuk kuplet.
* Beberapa sajak Goenawan Muhamad beberntuk kuatrin bahkan ada beberapa yang lugas diberi judul Kuatrin. Seperti Kwatrin Musim Gugur dan Kwatrin tentang Sebuah Poci.
Kwatrin tentang Sebuah Poci
Pada keramik tanpa nama itu
kulihat kembali wajahmu
Mataku belum tolol ternyata
untuk sesuatu yang tak ada
Apa yang berharga pada tanah liat ini
selain separuh ilusi?
sesuatu yang kelak retak
dan kita membikinnya abadi.
1973
Sepentina
Sajak dengan baris-baris yang kata terakhirnya sama dengan kata awalnya.
Akrostik
Sebuah sajak, yang huruf awal baris-barisnya menyusun sebuah atau beberapa kata.
Asonansi
Asonansi: Pengulangan bunyi vokal yang sama pada kata/perkataan yang berurutan dalam baris-baris puisi. Pengulangan begini menimbulkan kesan kehalusan, kelembutan, kemerduan atau keindahan bunyi.
Anafora
Anafora, atau Epanafora: Satu ragam atau jenis gaya bahasa pengulangan, yaitu kedudukan pengulangan satu kata/perkataan atau lebih pada awal baris-baris puisi.
Ambiguiti
Ambiguiti: Makna kata/perkataan atau ungkapan dalam puisi yang mernpunyai pelbagai kemungkinan tafsiran, yaitu lebih daripada satu makna atau tafsiran. Dengan demikian, ambiguiti disebut juga ketaksaan. Puisi yang seperti ini memang agak sukar untuk diselami maknanya secara tepat atau jelas tetapi dianggap sebagai puisi yang kuat dan segi isi atau pemikirannya.
Alusi
Alusi: Satu ragam atau jenis gaya bahasa perbandingan yang merujuk secara tidak Iangsung kepada sesuatu peristiwa, tokoh-tokoh atau karya sastera yang terkenal.
Puisi Bebas
Puisi bebas; puisi modern
Kebalikan dari bentuk terikat, puisi bebas tidak mengikuti pola-pola yang baku.
Metafor
Metafor; metafora [Inggris metaphor], kata benda
1. Sebuah bentuk ucapan di mana suatu kata atau frasa yang biasanya digunakan untuk merujuk pada sesuatu hal digunakan untuk merujuk hal yang lain, sehingga menghasilkan suatu perbandingan yang tersirat.
2. Suatu hal yang dianggap mewakili hal lain; simbol.
Contoh: badai gairah, tenggelam dalam keraguan, pandangan yang menghanguskan
Balada
Balada [Inggris ballad]
Puisi yang menceritakan sebuah kisah, seperti cerita rakyat atau legenda, dan sering kali mempunyai refrain yang berulang.
Simile
Simile: Sebuah bentuk ucapan di mana dua hal diperbandingkan menggunakan kata "seperti" atau "bagaikan" (atau kata-kata semakna) untuk menegaskan kesamaan dari dua hal yang berbeda.
Contoh: matamu seperti danau
Enjambemen
Enjambemen: Kelanjutan sebuah kalimat dari satu baris/bait ke baris/bait berikutnya. Bisa juga dilihat sebagai pemenggalan sebuah kalimat menjadi beberapa baris.
Contoh:
Mencari-cari sebatang jarum
Di seonggok jerami
Aliterasi
Aliterasi: Pengulangan bunyi konsonan yang sama dalam baris-baris puisi; biasanya pada awal kata/perkataan yang berurutan. Pengulangan seperti itu menimbulkan kesan keindahan bunyi.
Madrigal
Madrigal: Sajak cinta liris yang pendek berisi buah fikiran yang sederhana, bernas dan padat.
S t a n z a
Padanan: bait (kata benda)
Uraian: pembagian atau bagian dari sajak: sejumlah baris yang membentuk sebuah unit di dalam sebuah sajak. Dalam sajak berbentuk tetap, masing-masing stanza memiliki pola dengan jumlah baris, ritme dan rima yang sama atau tetap.
Asal kata: Dari bahasa Italia, yang berasal dari Bahasa Latin stantia tetap.
:www.puisi.net
Posted by Iwan R at 4:47 AM 0 comments
Labels: ArTikEL
Sunday, June 10, 2007
tiGa HaL
adalah 3 hal...
adalah mimpimu yang menggelitik,
saat ku terusik dalam imaji.
adalah tangis ayah yang menggundah,
saat ku terbuai dalam lelap gemerlap.
adalah ajak yang melunjak,
saat cintaku kau jajak mendekap.
adalah,
adalah...
Iwan R (Jakarta, 24 Mei 2007)
Posted by Iwan R at 8:06 PM 2 comments
Labels: pUiSi
Friday, June 8, 2007
selamat datang sepi
selamat datang sepi
kedatanganmu tlah kutunggu sejak dua musim yang lalu,
saat matahari bertamu dan pulang dengan wajah marah
saat langit mulai berkeluh kesah dan fajar menunjukan wajah pucatnya
selamat datang sepi
malam ini kita bertemu
bercanda bersenda gurau lagi
bercerita kembali tentang perpisahan kita,
tentang cinta yang telah lapuk dan berlumut
selamat datang sepi
jangan kau biarkan rindu ini hilang dalam sekejap
musnah dalam pusaran telaga merah
karna kita akan menantangnya bersama,
menapaki putaran bumi, walau lenyap dalam tangisan darah
selamat datang sepi
disini perjuangan kita dimulai lagi...
Iwan R(Gdg Gajah 09 Mei 06)
Posted by Iwan R at 9:03 AM 0 comments
Labels: pUiSi
Tuesday, May 29, 2007
saSTrA
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Sastra (Sansekerta शास्त्र, shastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta śāstra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās- yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu. Tetapi kata "sastra" bisa pula merujuk kepada semua jenis tulisan, apakah ini indah atau tidak.
Selain itu dalam arti kesusastraan, sastra bisa dibagi menjadi sastra tertulis atau sastra lisan (sastra oral). Di sini sastra tidak banyak berhubungan dengan tulisan, tetapi dengan bahasa yang dijadikan wahana untuk mengekspresikan pengalaman atau pemikiran tertentu.
Biasanya kesusastraan dibagi menurut daerah geografis atau bahasa.
Jadi, yang termasuk dalam kategori Sastra adalah:
Posted by Iwan R at 10:56 PM 0 comments
Labels: ArTikEL
Friday, May 25, 2007
keTiKa
1/
ketika bumi sunyi, gadisku belari-lari,
tinggalkan jejak-jejak kaki munggil yang enggan pergi,
layaknya sepenggal kisah yang tak boleh hilang,
yang selalu ingin dikenang walau terlarang.
2/
ketika malam kelam, dirimu bertandang riang,
sodorkan senyum-senyum lugu tegas menantang,
seperti drama romantis yang tak luput dari tangis,
yang selalu ingin di lihat walau hati teriris.
3/
ketika kuhapus bayang...
wajahmu tak bisa hilang...
Iwan R(JKT Mei, 24 07)
Posted by Iwan R at 9:23 AM 0 comments
Labels: pUiSi
sePuCuK Do'A
"Ya Allah, sesungguhnya aku mohon pilihan-Mu dengan ilmu-Mu, dan aku mohon kepastian kepada-Mu dengan kekuasaan-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, Engakau Maha Tahu dan Maha Mengetahui segala yang gaib.
Ya Allah, seandainya Engkau tahu bahwa dia ini baik untukku dalam agamaku, kehidupanku dan jalan hidupku, maka takdirkanlah dia bagiku dan mudahkanlah dia bagiku, kemudian berkahilah aku dengan dia. Namun jika Engkau tahu bahwa dia buruk untukku, agamakku dan jalan hidupkku,maka jauhkan aku darinya dan jauhkan dia itu dari ku.
Takdirkanlah hal-hal yang baik bagiku dimana kebaikan itu berada, dan ridhailah aku dengan kebaikan itu"
Posted by Iwan R at 9:22 AM 0 comments
Labels: pUiSi
suRat Ku
surat ku...
kutitipkan satu kesal padamu,
bukan untuk ku, bukan untuk mu,
juga bukan untuk nya
tapi untuk hati yang memilih nya...
surat ku...
sampaikan ingin ku pada nya,
sisakan senyum manis nya untuk ku
walau hanya ceceran di sebaris jalan
yang kau ingat sekejap saat kau lupa
dan kau lupa saat ku berharap banyak
surat ku...
sampaikan bimbang ku padanya,
saat gadis-gadis hilir mudik
dan angan menunggu lugu di seberang jalan,
membawakan warta tentang sang istri dan anak-anaknya
surat ku...
kutitipkan satu tangis untuk mu,
karna rinduku hanya untuk nya...
Iwan R(JKT 12 Desember 06)
Posted by Iwan R at 9:15 AM 0 comments
Labels: TOP READ
Cinta Itu
cinta itu... titik-titik
di tulis dalam kertas,
disobek dilipat lalu dibuang...
cinta itu... tanda tanya
diseru ditanya tapi jangan dijawab...
Cinta itu... ambigu,
diucap diarti tapi tak berarti...
Jadi cinta itu ???
Iwan R(Jakarta 18 Mei 06)
Posted by Iwan R at 9:00 AM 0 comments
Labels: pUiSi
peNaT
Hah...
kupungut ceceran sepi di penghujung kamar,
kurajut menjadi kalimat rindu semu dalam riuh pelik kota jakarta,
dan hilang dalam tumpukan penat mengugat,
sedang birahi mentari tak datang menjajal diri, berharap nampak namun pekat malam datang berunjuk gigi. menghujat membungkam langit yang semakin lusuh, kusam tersiram hiasan polusi!!!
Ah... Jakarta...
Iwan R(JKT 07 Juni 06)
Posted by Iwan R at 8:47 AM 0 comments
Labels: pUiSi
koSonG
Bulan...
Cahaya Mu Sendu...
Wajah Mu Bias...
Seyuman Mu Palsu...
Bulan...
Apakah Kau kesepian?
Apakah Kau iri pada bintang-bintang?
Apakah Kau Iri Pada Dua Anak Manusia Yang Memujamu?
Bulan...
Kau Selimuti Dirimu Dengan Kemunafikan...
Iwan R (Cipaku Indah 050105)
Posted by Iwan R at 4:13 AM 0 comments
Labels: pUiSi


